(Mimbar Indonesia, 1949) HB Jassin: Sandiwara Penggemar “Maya”

Sandiwara Penggemar “Maya” Oleh: HB Jassin     Cita-cita dan Pekerjaannya Salah satu pekerjaan balatentara Dai nippon sesudah pendaratannya di Pulau Jawa dalam bulan Maret 1943, ialah membentuk suatu badan kebudayaan propaganda yang dinamakan “Keimin Bunka Shidosho” atau “Pusat Kebudayaan” yang mulai bekerja bulan April 1943. Di dalam badan itu dikumpulkan seniman-seniman di segaa lapangan…

(Kompas, 1969) “Pawang Hudjan” Teater Populer HI

Pawang Hudjan (Teater Populer HI) Senin malam yang baru lalu, bertempat di Bali Room HI, Teater Populer Hotel Indoensia telah mementaskan produksinya yang ke VII, sebuah komedi “Pawang Hudjan” karya Richard Nash, terjemahan Wahab Abdi. Cerita yang berjudul asli “The Rainmaker” ini, dipertunjukkan untuk pertamakalinya di New York pada tahun 1954. Beberapa tahun kemudian, difilm-kan…

(Sinar Harapan, 1969) TeaterKlub JPK, Menggugah Peminat di Bandung

TeaterKlub JPK, Menggugah Peminat di Bandung Oleh: Soetardjo A. Wiramihardja   TEATER KLUB sebuah wadah penyelenggaraan pertunjukan teater yang aktif di Bandung, pada akhir Maret telah menyelenggarakan pertunjukan 4 buah drama, 3 komedi dan sebuah lagi yang lebih condong pada tragedi. Organisasi teater yang mendukung pementasan itu adalah Studiklub Teater Bandung, Akademi Teater dan Film,…

(Sinar Harapan, 1969) Mansur Samin: Dokumentasi Kita Selalu Terlambat

Dokumentasi kita Selalu Terlambat Oleh: Mansur Samin   KEDUKAAN belum berakhir juga: Sesudah almarhum seniman Trisno Sumardjo dimakamkan di Karet beberapa hari yang lalu sibuklah beberapa rekannya yang masih hidup. Tulisan-tulisannya, lukisan-lukisannya, surat-suratnya, sajak-sajaknya, esai-esainya dan warisan ciptanya dalam bentuk apapun jadi incaran untuk bahan dokumentasi. Sahabatnya dihubungi, keluarganya didatangi untuk mencari fakta-fakta yang diperlukan…

(Sinar Harapan, 1969) Sekedar Berita dari Pengasuh “Seni Budaya” Harian Sinar Harapan

Sekedar Berita dari Pengasuh “Seni Budaya” Harian Sinar Harapan Oleh: Satyagraha Hoerip   HARI MINGGU tanggal 27 April yang akan segera tiba ini, Harian Sinar Harapan akan genap berumur 8 tahun. Sedangkan ruang “Seni Budaya” yang muncul dengan sruangan (ada kalanya tidak penuh) ini, kurang lebih baru setahunan lebih sedikit. Umur yang pendek, masih. Meskipun…

(Sinar Harapan, 1969) Ras Siregar: Drama Masih Sangsi

Drama, Masih Sangsi Oleh: Ras Siregar   (Bagian awal terpotong) Sebelum pembentukan BPTNI, di Ibukota tahun 1962 itu, telah berlangsung Pekan Teater Ibukota. Sebelum kegiatan tersebut, ATNI merupakan organ akademis yang aktif menggelarkan kegiatan drama, sehingga ATNI itu merupakan barometer perkembangan teater di ibukota khususnya, Indonesia umumnya. Sejak munculnya ATNI tahun 1955, maka dikenallah secara…

(Sinar Harapan, 1969) Sujatna Anirun: Sandiwara di Televisi, Tantangan Bagi Sutradara dan Juru Kamera

Sandiwara di Televisi, Tantangan Bagi Sutradara dan Juru Kamera Oleh: Sujatna Anirun   SEMUA sudah dipersiapkan: setting interior sebuah ruang rapi, lampu-lampu sorot ribuan watt, yang panas menyilaukan, tiga juru kamera yang siap di muka kamera masing-masing menunggu perintah “menembak” dari sutradara TV yang duduk di ruang kontrol menghadapi intercom, sedang para pemain tegang menanti…

(Kompas, 1969) Wawancara dengan Motinggo Boesje

Wawancara dengan Motinggo Boesje   MOTINGGO BOESTAMI DATING atau lebih terkenal dengan Motinggo Boesje sudah selama 15 tahun banyak menghasilkan karya-karya berupa drama, novel dan cerpen. Begitu suburnya pengarang yang lahir 21 November 1937 ini sehingga Profesor A. Teeuw disebut “yang paling produktif diantara pengarang-pengaran sesudah revolusi”. Selain disukai, Boesje juga mendapat kecaman-kecaman sebagai pengarang…

(Kompas, 1970) Arief Budiman: Akademi Jakarta

Akademi Jakarta Oleh: Arief Budiman   Pengantar Redaksi Baru-baru ini, sebelum tahun satu-sembilan-enam-sembilan berakhir, Dewan Kesenian jakarta telah berhasil memilih enam dari sepuluh anggota Akademi Jakarta. Keenam orang itu ialah HB Jassin, Sutan takdir Alisyabana, Soedjatmoko, Mochtar Lubis, Asrul Sani, dan Rusli. Empat anggota lainnya akan dipilih paling lambat akhir bulan Juni tahun ini. Apakah…

(Sinar Harapan, 1969) Beberapa Dari Topeng Karya Danarto dalam Pementasan Oedipus oleh Bengkel Teater Jogjakarta

Beberapa Dari Topeng Karya Danarto Oleh: Syubah Asa MASYARAKAT tradisional kita sudah lama kenal topeng-topeng dalam pelahiran-pelahiran kesenian mereka. Tapi pembangunan apresiasi terhadap hubungan antara topeng dengan teater modern perlu ditunjang berkali-kali dengan pengemukakan segi-segi yang kiranya menarik minat ke arah pengalaman topeng itu sendiri sebagai satu fenomena kesenian. Bahan yang kita gunakan adalah topeng-topeng…